Mengetahui Peran dan Tugas Rider saat Touring

Banyak orang belum memahai tentang kegiatan ‘touring’. Touring seringkali hanya diartikan sebagai kegiatan mengendarai motor secara bersama-sama menuju lokasi tertentu. Padahal aktivitas touring tak sesederhana itu.

Seperti dikutip dari ayoselamat.org, touring dapat diartikan sebagai kegiatan klub atau komunitas yang melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor dari satu tempat ke tempat lain secara beriringan, tertib, dan dalam pengawasan. Dengan demikian, touring adalah perjalanan rombongan motor yang tertib, tidak mengganggu lalu lintas, dan menghormati pengguna jalan lainnya.

Adapun tujuan dan esensi utama dari kegiatan touring adalah: menikmati perjalanan jarak jauh dengan sepeda motor secara bersama-sama, tanpa mengganggu lalu lintas.

Satu dekade YVCB Bandung 2 2017

Selanjutnya timbul pertanyaan, “Bagaimana mungkin rombongan motor dalam jumlah banyak itu tidak mengganggu lalu lintas?” Caranya dengan mengikuti aturan yang ada, serta berbagi peran antar rider di internal rombongan touring itu sendiri.

Dalam setiap rombongan touring perlu diatur ada beberapa peserta rider yang memiliki peran khusus, untuk memastikan perjalanan touring tersebut dapat berjalan dengan baik.

Apa saja peran khusus tersebut :

  1. Road Captain

Road Captain atau RC adalah orang yang bertanggung jawab dalam perjalanan pulang-pergi rombongan tersebut. Tugas Road Captain adalah memastikan seluruh anggotanya berada dalam jalur yang tepat dan tiba di lokasi tujuan secara bersama-sama. Saat berangkat RC akan memberikan briefing mengenai jalur dan cara menempuh perjalanan, Ia juga menerangkan rute perjalanan, rest point serta SPBU tempat mengisi BBM. Selain itu RC juga bertanggung jawab untuk mengambil keputusan saat dalam keadaan darurat, dengan berkoordinasi dengan petugas touring lain.

Ribuan Bikers MAXI Kibarkan Merah Putih di Taman Tebing Breksi

  1. Safety Officer

Tugas Safety Officer adalah menjaga keselamatan rombongan touring,dengan memastikan rute yang akan dilewati rombongan aman dan layak. Oleh sebab itu SO selalu bekerjasama dengan Voorijder dalam hal mengatur kecepatan kelompok dengan pertimbangan keselamatan bersama. Dalam tugasnya SO akan selalu berada di posisi depan, danjuga  diperbolehkan melepaskan diri jauh ke depan dengan tujuan untuk mengantisipasi keadaan.

YSOF Pasuruan 1

  1. Voorijder

Tugas utama seorang Voorijder adalah memimpin perjalanan rombongan. Ia yang mengatur ritme atau kecepatan seluruh peserta, atas masukan dan koordinasi dari SO, Sweeper, dan RC. VO akan memberikan tanda-tanda melalui hand & foot sign. Tanda tersebut selanjutnya wajib disampaikan secara berantai oleh dan kepada seluruh peserta di belakangnya. Oleh sebab itu tim VO harus memiliki inisiatif dalam mengambil jalan yang aman bagi seluruh peserta.

TROW Siap Satukan Bikers di Perayaan 3rd Anniversary

Single Riding Jakarta–Sabang Tempuh Jarak 3.333 km

  1. Sweeper

Sweeper dibagi menjadi dua yaitu Mid-Sweeper (sweeper tengah) dan End-Sweeper (sweeper belakang). Tugas utama dari SW memastikan seluruh peserta touring tetap pada posisinya masing-masing. Sesuai dengan namanya, Mid-Sweeper berada di posisi tengah rombongan sedangkan End-Sweeper berada di posisi paling belakang. Para Sweeper ini bertugas untuk berkoordinasi jika terjadi pada barisan touring.

  1. Technical Officer

Syarat seorang Technical Officer (TO) adalah mengetahui teknik dasar perbaikan kendaraan. Sebab tugasnya adalah memperbaiki bila terjadi masalah teknis pada kendaraan peserta touring. Untuk hal itu TO harus membawa tool kit standard dan spare-part fast moving cadangan. TO harus berkoordinasi dengan RC dalam menjalankan tugasnya.

  1. Medical Officer

Medical Officer (MO) wajib mengerti dasar-dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bila terjadi insiden terhadap rombongan. Oleh sebab itu MO harus menyiapkan obat-obatan umum dan perlengkapan umum lainnya untuk mengantisipasi terhadap. Selain itu, MO juga harus mengambil tindakan medis lebih lanjut jika terjadi kecelakaan yang fatal dengan merujuk ke Rumah Sakit terdekat. Sebelum berangkat MO-lah yang harus memastikan seluruh peserta touring dalam kondisi yang sehat.

Kegiatan touring tak hanya bermotor bersama, perlu dipersiapkan segala sesuatunya sehingga perjalanan berangkat dan pulang akan berjalan aman, nyaman, baik dan lancar.

Demikian, semoga bermanfaat.

One thought on “Mengetahui Peran dan Tugas Rider saat Touring

  1. Pingback: YROF sambangi Dieng, sayang tak ketemu bun upas | SEKO71.COM

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s