Komentar para Pembalap MotoGP tentang Pensiunnya Pedrosa

Berbagai komenter dilontarkan oleh beberapa rider MotoGP, pasca-pernyataan resmi dari Dani Pedrosa jelang GP Jerman, bahwa pembalap Spanyol yang berusia 32 tahun itu akan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2018 ini.

Memang sebuah kejutan, mengingat Dani Pedrosa dibesarkan di ajang balap tersebut. Selama karirnya Pedrosa telah meraih tiga gelar juara dunia, satu dari kelas 120cc dan dua dari kelas 250cc, serta beberapa posisi runner-up di kelas MotoGP.

Pengumunan pension Pedrosa tersebut mengundang komentar beragam dari pembalap MotoGP. Marc Marquez yang merupakan rekan satu timnya di Repsol Honda sejak musim 2013.

Pedrosa Pensiun Jerman 2018.jpg

Ilustrasi : Dani Pedrosa di Jerman, foto: motogp.com

“Itu selalu sulit dimengerti tetapi semua orang akan tiba pada saat itu jadi saya mengucapkan terima kasih kepadanya, karena saya belajar banyak hal darinya. Dia adalah salah satu pembalap terbaik seperti dikatakan Carmelo [Ezpeleta – Dorna CEO], bahwa dia akan menjadi pembalap MotoGP legenda. Sangat menyenangkan menjadi rekan setimnya,” kata Marquez seperti diberikatan motogp.com.

Marquez pun mangakui bahwa Pedrosa yang mengajarinya mengendarai motor Honda.

“Ketika saya tiba di MotoGP dia mengajari saya cara mengendarai Honda. Tentu saja saya tiba di sana dan saya tidak terlalu buruk. Saya mendapat kehormatan untuk belajar tentang dia karena dia menunggang kuda dengan sangat baik,” tambah Marquez.

baca – Akhir 2018 Pedrosa pensiun dari MotoGP

baca – Jadwal MotoGP Sachsenring Jerman 2018

Sedangkan Pembalap Movistar Yamaha – Valentino Rossi, yang telah bersaing dengan Pedrosa di sepanjang karirnya di kelas primer MotoGP, terkejut dan menyesal akan kepergian Pedrosa meninggalkan MotoGP. Sebelumya Rossi bahkan telah berharap pembalap Spanyol  untuk bergabung dengan tim satelit baru Yamaha di musim 2019 nanti.

“Ini sangat menyedihkan bagi MotoGP karena olahraga kami telah kehilangan salah satu pembalap terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” kata Rossi.

“Ini juga sangat disayangkan bahwa Dani tidak pernah memenangkan kejuaraan dunia di MotoGP dan saya pikir dia layak mendapatkan minimal satu (kejuaraan). Ini juga terlalu dini, tetapi pilihan ini juga sangat pribadi,” lanjut Rossi.

“Saya tidak menyangka, karena saya pikir dia mungkin melanjutkan (karirnya) dengan Yamaha. Tetapi dia mengubah idenya dan dia telah banyak berpikir sehingga sangat menyedihkan bagi semua orang,” pungkas Rossi.

Sementara Andrea Dovizioso – Duati Team yang merupakan rekan satu tim Pedrosa di Repsol Honda (2009-2011) banyak memberikan referensi tentang gaya balapnya.

“Untuk gaya membalap, saya banyak belajar darinya dan itu adalah salah satu poin terburuk bagi saya [percepatan awal] jadi saya mencoba belajar sebanyak mungkin untuk mencoba mengulanginya. Saya belajar banyak dan mampu meningkatkan gaya saya, cara saya mendekati akhir pekan balapan,” kata Dovizioso.

Dovi pun mencoba mengerti tentang keputusan Pedrosa di akhir musim ini, sebab semua orang akan menagalami momen tersebut.

Sementara Maverick Vinales (Movistar Yamaha) juga menganggap bahwa gaya balap Dani Pedrosa merupakan referensinya. Ia juga merupakan salah satu teman baik Pedrosa.

“Dani adalah referensi kami ketika kami masih anak-anak. Ketika saya mulai menonton (balap motor) saat dia mulai menangkan di 125cc, maka dia selalu menjadi referensi,” kata Vinales.

baca – Dani Pedrosa Tinggalkan Honda di akhir Musim 2018

“Saya memiliki hubungan yang baik dengannya, senang menemaninya, dengan salah satu idola Anda, saya berharap dia mendapatkan keberuntungan terbaik dan akan memalukan untuk tidak balapan melawannya karena dia adalah salah satu yang terbaik,” tambahnya.

Disinggug menganai pensiunnya Pedrosa dari MotoGP, bahwa itu itu adalah keputusan pribadinya, dan Vinales lebih memilih mengucapkan selamat kepada Pedrosa atas karirnya.

“Itu adalah keputusannya, jadi saya ingin mengucapkan selamat atas karirnya yang panjang,” tegas Vinales.

Sedangkan Alex Rins – Suzuki Ecstar berusaha menghargai keputusan Pedrosa, mengapresiasi serta berdoa agar Predrosa diberikan yang terbaik di masa depan.

“Saya sangat menghargai apa yang dia lakukan dalam karirnya dan juga apa yang dia lakukan di MotoGP memberikan banyak tahun dan memenangkan balapan, podium, begitu juga itu adalah suatu kesenangan bagi saya untuk berada di jalur dengan dia,” kata Alex Rins.

“Saya berharap yang terbaik untuknya selama beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.

Pedrosa adalah juara dunia kelas 125cc pada musim 2003 dan juara dunia klas 250cc sebanyak dua kali yahun 2004 dan 2005. Dalam karirnya ia telah mengklaim 31 kemenangan di kelas utama MotoGP, dan setidaknya memenangkan satu balapan di setiap musim yang dia ikuti sejak tahun 2002.

Demikian, semoga bermanfaat.

3 thoughts on “Komentar para Pembalap MotoGP tentang Pensiunnya Pedrosa

  1. Pingback: Iannone Pimpin FP 3 GP Jerman 2018 | SEKO71.COM

  2. Pingback: Marquez Raih Pole 9 kali Beruntun di GP Jerman | SEKO71.COM

  3. Pingback: Hasil MotoGP Sachsenring Jerman 2018 | SEKO71.COM

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s