Menhub: Mudik Jangan Menggunakan Sepeda Motor

Sehubungan dengan tradisi mudik yang semakin dekat, Menteri Perhubungan – Budi Karya Sumadi kembali menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi saat mudik, tetapi beralih ke moda transportasi kendaraan umum. Hal tersebut disampaikan Menhub saat menutup Rakernas Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) di Solo, Sabtu 5 Mei 2018

Menhub Sidak Adi Sumarmo

Ilustrasi: Menhub – Budi Karya Sasmita saat di Solo, foto: dephub.go.id

“Kota Solo merupakan salah satu kota tujuan dari para pemudik, untuk itu kita harus sampaikan bagaimana mudik yang baik. Saya tekankan kembali kepada masyarakat agar tidak mudik menggunakan sepeda motor karena riskan terjadinya kecelakaan di jalan,” kata Menhub Budi Karya Sumadi seperti diberitakan dephub.go.id

“Tahun 2017 lalu dalam masa angkutan lebaran tercatat 75% kecelakaan melibatkan sepeda motor, saya harapkan para pemudik dapat menggunakan transportasi umum yang ada,” tambahnya.

Ia juga menganjurkan agar masyarakat mengatur waktu saat mudik, sehingga dapat mengurangi kepadatan di jalan yang dilalui.

“Biasanya banyak orang yang mudik saat H-2 atau H-1 sebelum lebaran, untuk mengurangi kepadatan saya anjurkan untuk berangkat lebih awal,” kata Menhub.

Di kesempatan yang sama Budi Karya juga meminta agar seluruh stakeholder melakukan ramp check dengan seksama, untuk meningkatkan keselamatan moda transportasi yang digunakan saat mudik. Selanjutnya agar petugas tidak memberi ijin kepada kendaraan yang tidak lulus ramp check.

baca – Kebijakan Lalin di Tol Jakarta – Cikampek, Berlaku hari ini

baca – Lepas ‘Touring Sepeda Mudik Lebaran 2018’, Menhub Kampanyekan Keselamatan Berlalu-lintas,

“Saya meminta kepada seluruh stakeholder secara seksama melakukan ramp check untuk meningkatkan keselamatan dan dapat laik jalan. Apabila ada yang tidak lulus ramp check tidak akan kita beri izin untuk jalan,” tegasnya.

Selanjutnya Budi Karya ia berharap kepada POLRI dan jajarannya sebagai komandan dalam pengaturan kelancaran dan keteriban lalu-lintas di jalan raya, sehingga kegiatan tradisi mudik dapat berlangsung dengan baik, aman dan lancer.

“Yang terakhir kita sepakat Polri sebagai komandan di lapangan, kita semua ikut Polri sebagai komandan. Apabila kita mampu melaksanakan semuanya dengan baik mudah-mudahan angkutan lebaran tahun ini akan berjalan lancar,” pungkasnya.

Demikian, semoga bermanfaat.