Balapan yang Sulit bagi Ducati di GP Australia

Seri keenam belas MotoGP yang berlangsung di Phillip Island, menjadi balapan yang sulit bagi para rider pabrikan Ducati. Dalam race yang berlangsung Minggu, 22 Oktober 2017 itu Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo hanya mampu finis di urutan ketiga belas dan kelima belas.

Imbas dari pencapaian tersebut, gap perolehan poin antara Dovizioso selaku penantang gelar dengan pembalap Honda Repsol – Marc Marquez, kembali melebar menjadi 33 angka. Di seri sebelumnya yang berlangsung di Motegi – Jepang, perolehan poin kedua rider ini sempat menipis menjadi 11 angka setelah Dovi berhasil menjuarai GP Jepang.

Rider Ducati di GP Australia 2017

Ilustrasi : Aksi para rider Ducati di Phillip Island – Australia          foto: ducati.com

Dovizioso mengaku kecewa karena kehilangan banyak poin usai balapan di Phillip Island. Menurut pembalap Italia itu pemilihan ban yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab penampilan buruknya di GP Australia.

“(Hasil) Perlombaan hari ini adalah kekecewaan besar, kami benar-benar kehilangan banyak poin di kejuaraan. Yang pasti kesalahan saya di awal balapan menjadikan balapan rumit, mungkin pilihan ban belakang bukan yang terbaik,” kata Dovizioso.

baca – Juara GP Australia, Marquez Perlebar jarak menjadi 33 poin

baca – Marquez Pole Position di Phillip Island, Dovizioso start dari posisi ke-11

Dovi pun menyayangkan hasil balap di Australia yang seharusnya meraih poin maksimal untuk memperkecil gap dengan Marquez, namun hasilnya berbeda dari apa yang diharapkan.

“Sayang, karena pada titik ini (GP Australia) musim akan lebih baik untuk lebih dekat dengan Marquez di klasemen, tetapi sekarang kita harus memikirkan Malaysia, dimana cukup sederhana kita harus mengeluarkan segenap kemampuan untuk tim,” pungkasnya.

Kompatriot Dovizioso di tim Ducati – Jorge Lorenzo pun menilai hal yang sama, penurunan performa ban belakang menjadi penyebab ia tidak kompetitif di GP Austrlia.

baca – Senjata rahasia Dovizioso: Latihan Fisik dan Mental

“(balapan) akhir pekan yang harus dilupakan, karena kami tidak bisa kompetitif. Saya mulai (balapan) jauh di grid belakang dan tidak bisa memperbaiki posisi. Setelah sepuluh lap atau lebih, saya mulai  konsisten dan beberapa persepuluh lebih cepat. Namun ketika performa ban belakang turun, hal itu tidak mungkin dilakukan,” keluh Lorenzo usai balapan.

“Secara umum di sini (Phillip Island) semua Ducati mengalami banyak kesulitan dengan pilihan ban yang berbeda. Tetapi sekarang kita akan ke Sepang dengan percaya diri, karena ini adalah trek yang lebih cocok untuk motor kita,” pungkas pembalap Spanyol bernomor 99 itu.

Balapan selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Sepang – Malaysia, Minggu 29 Oktober 2017, akankah Ducati kembali kompetitif di sana?

Demikian, semoga bermanfaat.